Rabu, 12 Februari 2014

Haruskah Ku Mati

Bagaimana mestinya...
Jatuh hati kepadaku 
Tlah kutulis kan sejuta puisi 
Meyakinkanmu membalas cintaku
Haruskah ku mati karena mu

Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku 
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku 
Hentikan denyut nadi jantung ku 
Tanpa kautau betapa suci hatiku 
Untuk memiliki mu
Adakah keikhasan 

Dalam palung jiwamu mengetukku 
Ajarkan mu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku
Haruskah ku mati karena mu 

Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu 
Haruskah kurelakan hidupku
 Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku 
Hentikan denyut nadi jantung ku 
Tanpa kau tau betapa suci hatiku 
Untuk memiliki mu
Tiadakah ruang di hatimu untukku 

Yang mungkin bisa ‘tuk kusinggahi
 Hanya sekedar penyejuk disaat ku layu 
Ku tlah menantimu hingga akhir masa

Selasa, 11 Februari 2014

Menunggu Hingga Batas Waktu

Kamu tau rasanya menjadi bagian yang terlupakan?
Beradu dengan awan yang tak tertembus
Menghantam hatiku dengan pasti dan menghembus nya seolah tak tersentuh

Mengambil alih perasaan yang tidak berarah dan teralihkan karna nya
Kau memandang tapi tak pasti
Meragui segala hal hanya karna perkara yang tak kau pahami
Memahamimu memang masih tak utuh namun aku bergulir

Lidah yang kini tak lagi kelu menghujam dengan makian
Sadarkan dirimu
Aku menunggu
Sebesar apa pun kesalahanmu, aku menunggu
Menanti dan tak berpaling

Namamu menghujam jauh tak berjarak
Sulit menutupnya dengan apapun

Kembalimu tak menjamin akan indah
Tapi satu yang pasti, aku kan slalu ada untuk kamu
Apapun keadaan kamu nanti
Aku menunggu hingga batas waktu