Bagaimana mestinya...
Jatuh hati kepadaku
Tlah kutulis kan sejuta puisi
Meyakinkanmu membalas cintaku
Haruskah ku mati karena mu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku
Hentikan denyut nadi jantung ku
Tanpa kautau betapa suci hatiku
Untuk memiliki mu
Adakah keikhasan
Dalam palung jiwamu mengetukku
Ajarkan mu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku
Haruskah ku mati karena mu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yg mungkin bisa membunuh ku
Hentikan denyut nadi jantung ku
Tanpa kau tau betapa suci hatiku
Untuk memiliki mu
Tiadakah ruang di hatimu untukku
Yang mungkin bisa ‘tuk kusinggahi
Hanya sekedar penyejuk disaat ku layu
Ku tlah menantimu hingga akhir masa
Rabu, 12 Februari 2014
Selasa, 11 Februari 2014
Menunggu Hingga Batas Waktu
Kamu tau rasanya menjadi bagian yang terlupakan?
Beradu dengan awan yang tak tertembus
Menghantam hatiku dengan pasti dan menghembus nya seolah tak tersentuh
Mengambil alih perasaan yang tidak berarah dan teralihkan karna nya
Kau memandang tapi tak pasti
Meragui segala hal hanya karna perkara yang tak kau pahami
Memahamimu memang masih tak utuh namun aku bergulir
Lidah yang kini tak lagi kelu menghujam dengan makian
Sadarkan dirimu
Aku menunggu
Sebesar apa pun kesalahanmu, aku menunggu
Menanti dan tak berpaling
Namamu menghujam jauh tak berjarak
Sulit menutupnya dengan apapun
Kembalimu tak menjamin akan indah
Tapi satu yang pasti, aku kan slalu ada untuk kamu
Apapun keadaan kamu nanti
Aku menunggu hingga batas waktu
Beradu dengan awan yang tak tertembus
Menghantam hatiku dengan pasti dan menghembus nya seolah tak tersentuh
Mengambil alih perasaan yang tidak berarah dan teralihkan karna nya
Kau memandang tapi tak pasti
Meragui segala hal hanya karna perkara yang tak kau pahami
Memahamimu memang masih tak utuh namun aku bergulir
Lidah yang kini tak lagi kelu menghujam dengan makian
Sadarkan dirimu
Aku menunggu
Sebesar apa pun kesalahanmu, aku menunggu
Menanti dan tak berpaling
Namamu menghujam jauh tak berjarak
Sulit menutupnya dengan apapun
Kembalimu tak menjamin akan indah
Tapi satu yang pasti, aku kan slalu ada untuk kamu
Apapun keadaan kamu nanti
Aku menunggu hingga batas waktu
Langganan:
Komentar (Atom)